Kisah produksi film “Laura”, yang akan dibintangi oleh Amanda Rawles dan mengangkat kehidupan Laura Anna, memang penuh dengan nuansa emosional dan spiritual. Laura Anna, yang meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit, menjadi sosok inspiratif yang kisah hidupnya akan diangkat ke layar lebar.

Kisah menarik muncul dari proses produksi film ini, khususnya terkait dengan mimpi yang dialami Greta Irene, kakak Laura Anna. Dalam mimpinya, Greta bertemu dengan Laura, yang tampaknya ingin memberikan petunjuk atau bimbingan. Laura dalam mimpinya kemudian berubah menjadi Amanda Rawles, yang merupakan aktris utama dalam film tersebut. Menariknya, Amanda Rawles sendiri juga mengalami mimpi serupa, di mana Laura Anna muncul setelah hari pertama syuting.

Amanda Rawles berbagi bahwa dalam mimpi tersebut, Laura Anna muncul dalam keadaan sehat, tidak lagi lumpuh, dan mampu berjalan dengan bebas. Laura mengenakan baju putih dan tampak cantik, berfungsi sebagai simbol pemulihan dan kedamaian. Ini menjadi momen yang sangat menyentuh dan berarti bagi Amanda Rawles, yang telah lama melakukan riset dan mencoba memahami sosok Laura Anna sebelum terlibat dalam proyek ini.

Selama proses produksi, Amanda juga mengungkapkan bahwa barang-barang asli milik Laura Anna, seperti kursi roda dan boneka, digunakan sebagai properti syuting. Hal ini dilakukan dengan izin dari keluarga Laura Anna, dan meskipun Amanda awalnya tidak mengetahui bahwa barang-barang tersebut adalah barang asli, kehadiran barang-barang tersebut menambah kedalaman emosional dalam proses syuting.

Pengalaman mimpi yang dialami Amanda Rawles menambah lapisan spiritual dan emosional dalam pembuatan film ini, mencerminkan bagaimana kehidupan Laura Anna tetap menginspirasi dan mempengaruhi orang-orang di sekelilingnya bahkan setelah kepergiannya. Film “Laura” diharapkan akan memberikan penghormatan yang layak bagi Laura Anna, dengan menggabungkan pengalaman pribadi dan emosional dari para aktor dan keluarga dalam narasi yang mendalam dan menyentuh.
