BERITA ENTERTAIMENT

FAKTA DI BALIK PERUBAHAN WARNA KULIT “KING OF POP” MICHAEL JACKSON

Michael Jackson, “The King of Pop,” adalah salah satu ikon terbesar dalam sejarah musik. Kariernya yang luar biasa dan penampilannya yang unik membuatnya selalu menjadi pusat perhatian publik. Namun, salah satu aspek yang sering menjadi bahan spekulasi adalah perubahan warna kulitnya yang drastis. Banyak yang percaya bahwa Jackson sengaja memutihkan kulitnya untuk alasan kosmetik atau penampilan. Namun, kenyataannya jauh berbeda — perubahan tersebut disebabkan oleh kondisi medis yang dikenal dengan nama vitiligo.

Apa Itu Vitiligo?

Vitiligo adalah kelainan kulit kronis yang menyebabkan hilangnya pigmen pada beberapa bagian tubuh, menghasilkan bercak putih yang semakin meluas seiring waktu. Kondisi ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel penghasil melanin di kulit, yang berfungsi memberikan warna pada kulit. Meskipun vitiligo tidak menular, pengaruh psikologisnya sangat besar, terutama bagi mereka yang mengalaminya di area tubuh yang terlihat, seperti wajah dan tangan.

Michael Jackson dan Diagnosis Vitiligo

Selama bertahun-tahun, banyak rumor yang beredar bahwa Michael Jackson sengaja memutihkan kulitnya sebagai bagian dari upaya untuk mengubah penampilannya. Namun, pada kenyataannya, perubahan warna kulit Jackson disebabkan oleh vitiligo, bukan keputusan kosmetik atau kecenderungan pribadi.

Penyakit vitiligo Jackson pertama kali dikonfirmasi oleh dokter kulitnya, Dr. Arnold Klein, yang merawatnya untuk masalah kulit tersebut. Diagnosis ini diperkuat lagi setelah kematian Jackson pada tahun 2009, ketika hasil autopsi menyatakan bahwa dia menderita vitiligo, yang menyebabkan perubahannya yang mencolok dalam warna kulit.

Menghadapi Spekulasi: Wawancara dengan Oprah Winfrey

Dalam sebuah wawancara yang ikonik dengan Oprah Winfrey pada tahun 1993, Michael Jackson berbicara secara terbuka mengenai perjuangannya melawan vitiligo. Dengan penuh perasaan, Jackson menjelaskan betapa sulitnya bagi dirinya untuk menghadapi rumor dan spekulasi yang beredar tentang keputusan kosmetiknya. Jackson mengatakan bahwa dia tidak memilih untuk memutihkan kulitnya, melainkan bahwa perubahan tersebut terjadi karena penyakit yang tidak dapat dia kendalikan.

Wawancara ini menunjukkan sisi pribadi Jackson yang jarang terlihat oleh publik — dia bukan hanya seorang bintang pop, tetapi juga seseorang yang berjuang dengan masalah kesehatan yang sangat mempengaruhi kehidupan pribadinya. Jackson menyebutkan bahwa komentar-komentar negatif dan ketidakpahaman masyarakat tentang vitiligo seringkali membuatnya merasa terluka.

Mengubah Persepsi Publik

Walaupun banyak spekulasi yang beredar mengenai perubahan penampilan Jackson, kenyataannya adalah bahwa dia tidak melakukan hal tersebut untuk alasan kosmetik atau untuk memenuhi standar kecantikan tertentu. Vitiligo adalah penyakit yang tidak mengenal usia, ras, atau status sosial, dan itu adalah kenyataan yang harus diterima oleh Michael Jackson.

Pada akhirnya, penting untuk memahami bahwa perubahan fisik yang dialami oleh Jackson tidak berhubungan dengan keinginan untuk menjadi orang lain, melainkan sebuah perjuangan melawan penyakit yang tak dapat dia hindari. Bagi banyak orang, ketulusan Jackson dalam menghadapi penyakit ini telah menginspirasi banyak orang untuk lebih menerima perbedaan dan memahami pentingnya empati terhadap sesama.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *