BERITA DESTINATION ENTERTAIMENT

KARYA SINEMA KAYA DAYA IMAJINASI BERLATAR SURABAYA TEMPO DULU

Na Willa merupakan film yang diadaptasi dari buku pertama karya Reda Gaudiamo. Proyek ini disutradarai oleh Adriandhy, yang sebelumnya mencuri perhatian lewat film animasi panjang pertamanya, Jumbo, yang tayang pada momen Lebaran tahun lalu. Kehadiran Na Willa menandai langkah lanjutan Adriandhy dalam menghadirkan kisah bernuansa personal dan penuh kehangatan ke layar lebar.

Film ini mengambil latar Kota Surabaya pada era 1960-an, sebuah periode yang kaya akan warna budaya, suasana sosial, dan dinamika kehidupan masyarakat pasca-kemerdekaan. Latar waktu tersebut dihadirkan bukan sekadar sebagai dekorasi, tetapi menjadi bagian penting dalam membentuk suasana dan perjalanan cerita.

Na Willa berpusat pada kehidupan seorang gadis kecil yang memiliki imajinasi luas dan rasa ingin tahu yang besar. Melalui sudut pandangnya, penonton diajak menyelami keseharian yang sederhana namun penuh makna, di mana dunia anak-anak bertemu dengan realitas hidup yang perlahan ia pahami.

Dengan pendekatan yang lembut dan puitis, film ini menggambarkan bagaimana imajinasi menjadi ruang aman bagi seorang anak dalam menghadapi berbagai peristiwa di sekitarnya. Na Willa tidak hanya menawarkan nostalgia masa lalu, tetapi juga refleksi tentang tumbuh kembang, keluarga, dan cara anak memaknai dunia.

Sebagai adaptasi sastra ke film, Na Willa diharapkan mampu menghadirkan pengalaman sinematik yang hangat dan menyentuh, sekaligus memperkaya khazanah film Indonesia dengan kisah anak yang jujur, sederhana, dan penuh imajinasi.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *