Kabar mengejutkan datang dari dunia sepakbola Indonesia. Klub kebanggaan Bandung, Persib Bandung, kini dikabarkan berada dalam radar pengambilalihan oleh pihak di balik Manchester City. Nama besar yang muncul di balik rumor ini adalah Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan, tokoh penting dari Uni Emirat Arab sekaligus pemilik City Football Group (CFG).

Siapa Itu Sheikh Mansour?
Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan adalah sosok sentral dalam kepemilikan City Football Group. Dia bukan hanya pengusaha kaya raya, tetapi juga anggota keluarga penguasa Abu Dhabi. Kekayaan bersihnya diperkirakan antara US$ 30–40 miliar, menjadikannya salah satu figur terkaya di dunia.
Di dunia sepakbola, perannya sangat besar — melalui Abu Dhabi United Group, pada tahun 2008 ia mengambil alih Manchester City. Sejak itu, City Football Group pun dibentuk sebagai payung kepemilikan multi-klub.

Asal Usul Isu Akuisisi Persib
Rumor mengenai niat CFG mengakuisisi Persib Bandung semakin menguat setelah adanya laporan pertemuan antara perwakilan CFG dan manajemen Persib di Bangkok pada Oktober 2025.
Belum ada konfirmasi resmi dari kedua pihak, namun spekulasi ini menyebar luas dan telah menjadi topik panas di kalangan suporter dan media lokal.

Perspektif Suporter dan Komunitas Persib
Bagi suporter Persib (Bobotoh), isu ini adalah pedang bermata dua. Di satu sisi, mereka bisa optimis bahwa klub kesayangannya akan semakin profesional, punya fasilitas kelas dunia, dan punya peluang tampil lebih kompetitif. Namun di sisi lain, ada kekhawatiran bahwa “Persib Bandung seperti dulu” bisa berubah menjadi “Persib ala global”, kehilangan sentuhan lokal, dan mungkin mengalami perubahan budaya klub yang selama ini melekat di hati Bobotoh.
