Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif FPTI UPI menarik perhatian pada pameran vokasional di Bandung lewat inovasi Motor Hidrogen UPI, sebuah motor listrik berbahan bakar hidrogen bertuliskan FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle).

Dikembangkan sejak 2024 oleh sepuluh mahasiswa di bawah bimbingan dosen Sriyono, motor ini menggunakan fuel cell untuk mengubah hidrogen menjadi listrik dengan emisi hanya berupa uap air. Sekitar 80 persen komponennya buatan dalam negeri, kecuali fuel cell yang masih diimpor dari Meksiko.

Keamanannya diperkuat teknologi cerdas, seperti sensor kebocoran hidrogen yang mematikan sistem otomatis, pemantauan tekanan gas dan suhu lewat ponsel melalui IoT, GPS tracker, hingga sistem pengaman RFID. Pemilik juga dapat mematikan mesin dari jarak jauh via SMS jika kendaraan hilang.

Motor sport futuristik ini mampu menempuh 428 km hanya dengan 2 liter hidrogen, dan mencapai kecepatan maksimum 80 km/jam.Motor Hidrogen UPI menjadi contoh inovasi energi bersih sekaligus bukti kemampuan mahasiswa Indonesia merancang kendaraan masa depan yang efisien dan berkelanjutan.
